Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

Ringkasan TEI
Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan untuk membatasi penyaluran Pertalite, bahan bakar bersubsidi, agar lebih tepat sasaran. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan pembatasan ini adalah salah satu cara untuk mengurangi dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap ekonomi dan anggaran negara. Realisasi subsidi dan kompensasi pemerintah sampai 31 Agustus 2026 sudah mencapai Rp331,4 triliun, naik 52,1% dari tahun sebelumnya. Pembatasan ini akan dilakukan bertahap, dimulai dari masyarakat mampu (desil 10) dalam beberapa bulan ke depan.
Kenapa Ini Penting
Pembatasan Pertalite bisa membuat sebagian pembaca harus membeli bensin dengan harga lebih mahal, terutama jika mereka termasuk golongan mampu. Namun, tujuan pembatasan ini adalah agar uang subsidi pemerintah bisa lebih fokus membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga anggaran negara tetap sehat.