Strategi Baru BI Redam Volatilitas Rupiah, Ini Dampaknya bagi SBN dan Pasar Saham

Ringkasan TEI
Bank Indonesia (BI) mengubah strategi untuk menjaga nilai tukar rupiah agar tetap stabil, dengan lebih banyak memakai cara yang tidak langsung menguras cadangan devisa. Rupiah menguat 0,48% menjadi Rp 17.894 per dolar AS di pasar spot dan 0,67% menjadi Rp 17.877 per dolar AS menurut JISDOR pada 30 September 2026. Perubahan strategi ini membuat BI lebih hemat dalam menggunakan cadangan devisa dan memakai berbagai alat untuk menjaga stabilitas rupiah.
Kenapa Ini Penting
Strategi baru BI ini bisa membuat investasi di Surat Berharga Negara (SBN) lebih menarik bagi investor asing karena risiko nilai tukar rupiah berkurang. Namun, pasar saham mungkin masih akan bergejolak karena investor asing lebih tertarik pada investasi yang pendapatannya tetap.