Rupiah Tertekan di Rp 17.978, Ruang BI Pangkas Bunga Makin Terbatas Efek Inflasi

Ringkasan TEI
Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp 17.978 per dolar AS pada Senin (28/9/2026), turun 0,42% dari hari sebelumnya. Pelemahan ini terjadi karena Bank Indonesia (BI) punya sedikit ruang untuk menurunkan suku bunga acuannya yang saat ini 5,75%. Kenaikan inflasi di bulan Agustus menjadi 3,19% dari 2,88% dan penguatan dolar AS secara global ikut menekan rupiah.
Kenapa Ini Penting
Ketika rupiah melemah, harga barang-barang impor bisa jadi lebih mahal, termasuk bahan baku yang dipakai untuk produksi barang di dalam negeri, sehingga harga belanja kebutuhan sehari-hari bisa ikut naik. Selain itu, cicilan utang dalam mata uang asing juga bisa terasa lebih berat karena butuh rupiah lebih banyak untuk membayarnya.