Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Ringkasan TEI
Pemerintah mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia tetap kuat, ditunjukkan oleh inflasi September 2026 yang terkendali di 3,28%, neraca perdagangan Agustus 2026 yang surplus sebesar 3,55 miliar dolar AS, dan indeks manufaktur September 2026 yang naik ke 52,4. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga akan memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong investasi.
Kenapa Ini Penting
Inflasi yang terkendali berarti harga-harga kebutuhan pokok tidak naik terlalu cepat, sehingga daya beli masyarakat lebih terjaga. Surplus perdagangan dan peningkatan aktivitas manufaktur bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan menjaga ekonomi tetap stabil, yang secara tidak langsung menguntungkan tabungan dan cicilan Anda.