Minyak Tembus US$100, Ini Saham Petrokimia yang Untung dan Tertekan

Ringkasan TEI
Harga minyak Brent mencapai sekitar US$101,7 per barel pada 21 September 2026 dan WTI sekitar US$98 per barel, memicu kenaikan harga bahan baku petrokimia. Dari 18 perusahaan yang diamati, sembilan mencatat kenaikan laba, enam berhasil untung kembali, dan tiga mengalami penurunan laba pada semester I-2026. Secara keseluruhan, 15 perusahaan di luar tiga perusahaan besar mencatatkan pendapatan sekitar Rp24,9 triliun dan laba Rp2,62 triliun.
Kenapa Ini Penting
Kenaikan harga minyak dan bahan baku petrokimia bisa membuat harga barang-barang plastik atau kemasan yang kita pakai sehari-hari ikut naik. Bagi perusahaan, ini bisa jadi peluang atau malah jadi beban, tergantung apakah mereka bisa menyesuaikan harga jual produknya.