Jaga Harga Kedelai, Amran Beri Karpet Merah BUMN Bisa Impor Kedelai Jika Berminat

Ringkasan TEI
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian membuka kesempatan bagi BUMN untuk mengimpor kedelai. Langkah ini bertujuan untuk membangun cadangan kedelai nasional dan menjaga harga di dalam negeri. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran, menyatakan bahwa BUMN yang berminat bisa langsung menjalankan impor kedelai, bukan hanya sekadar sinyal persetujuan. Stok kedelai impor nasional pada September 2026 sekitar 475.000 ton, dengan harga di beberapa wilayah berkisar Rp 11.100-Rp 11.600 per kilogram.
Kenapa Ini Penting
Jika BUMN berhasil menjaga ketersediaan dan harga kedelai, ini bisa membantu para pengusaha tahu dan tempe. Dengan begitu, harga tahu dan tempe di pasar diharapkan tetap stabil dan terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari pembaca.