Inalum Ungkap Listrik PLTU Captive Lebih Murah dari Tarif PLN

Ringkasan TEI
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menyatakan bahwa biaya listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang mereka bangun sendiri lebih murah dibandingkan tarif listrik dari PLN. Inalum awalnya menargetkan tarif listrik sekitar Rp997 per kWh, namun PLN menawarkan Rp1.644 per kWh. Tarif yang ditawarkan PLN ini lebih tinggi dari biaya listrik PLTU Inalum sendiri dan juga lebih tinggi dari tarif listrik smelter aluminium di Timur Tengah yang sekitar US$3 sen per kWh.
Kenapa Ini Penting
Informasi ini tidak berdampak langsung pada dompet pembaca biasa karena ini tentang biaya listrik untuk industri besar, bukan rumah tangga atau usaha kecil. Jadi, tidak akan memengaruhi cicilan, harga belanja, tabungan, atau pekerjaan Anda secara langsung.