IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya

Ringkasan TEI
Pada Senin, 28 September 2026, pasar keuangan Indonesia melemah, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,51% atau 94 poin ke level 6.147,86. Rupiah juga melemah 0,53% terhadap dolar AS, mencapai Rp17.965 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi karena dolar AS menguat setelah bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, serta adanya penghapusan batas harga minimum saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi Rp1 per lembar.
Kenapa Ini Penting
Melemahnya rupiah bisa membuat harga barang impor, termasuk bahan bakar dan beberapa kebutuhan pokok, menjadi lebih mahal. Penurunan IHSG mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa memengaruhi nilai tabungan atau investasi jangka panjang di pasar modal.