Harga Minyak Ambruk, Fed "Galak": Dunia Tunggu 2 Kabar Genting dari AS

Ringkasan TEI
Pada Selasa (29/9/2026), pasar keuangan Indonesia menunjukkan hasil yang beragam, di mana IHSG melemah 0,43% ke 6.121,70, sementara rupiah menguat tipis 0,03% terhadap dolar AS menjadi Rp17.960. Di sisi lain, pasar saham AS (Wall Street) juga melemah karena imbal hasil obligasi pemerintah AS naik. Harga minyak dunia turun pada hari yang sama, dengan Brent melemah 2,6% menjadi US$102,59 per barel dan WTI merosot 3,5% ke US$89,38 per barel.
Kenapa Ini Penting
Pergerakan pasar ini bisa memengaruhi nilai tabungan atau investasi Anda di saham, serta membuat harga barang-barang kebutuhan sehari-hari berpotensi berubah. Kenaikan imbal hasil obligasi AS juga bisa membuat biaya pinjaman atau cicilan di masa depan menjadi lebih tinggi.