Harga Daging Ayam Mahal Imbas MBG, Bapanas Beri Subsidi Biaya Distribusi

Ringkasan TEI
Harga daging ayam ras naik di beberapa daerah karena kebutuhan yang meningkat, salah satunya akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan juga karena harga pakan ternak. Untuk mengatasi kenaikan harga ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan subsidi biaya angkut distribusi kepada pemerintah daerah yang bukan penghasil ayam dan mengalami harga tinggi. Bapanas akan menyalurkan pasokan dari daerah produsen ke daerah yang kekurangan, dan anggaran untuk subsidi ini masih tersedia. Stok daging ayam ras sampai akhir tahun 2026 diperkirakan masih cukup, mencapai 1 juta ton, dengan total produksi 4,7 juta ton dan kebutuhan konsumsi 3,9 juta ton.
Kenapa Ini Penting
Kenaikan harga daging ayam bisa membuat pengeluaran belanja kebutuhan sehari-hari jadi lebih mahal. Namun, subsidi biaya angkut dari Bapanas diharapkan bisa membantu menjaga harga ayam tetap stabil di daerah-daerah yang pasokannya kurang, sehingga tidak terlalu membebani kantong pembaca.