Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara
CNBC Indonesia — MarketDipublikasikan

Ringkasan TEI
Nilai tukar rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, sempat berada di kisaran Rp17.900 dan menguat ke Rp17.895. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pergerakan ini adalah fluktuasi pasar yang wajar dan terus dipantau pemerintah. Bank Indonesia (BI) menyebut pelemahan rupiah dipengaruhi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga di AS dan kebutuhan dolar dari importir menjelang akhir kuartal III.
Kenapa Ini Penting
Pelemahan nilai tukar rupiah bisa membuat harga barang impor, termasuk bahan baku, menjadi lebih mahal. Ini berpotensi menaikkan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari yang dibeli masyarakat.
Baca Sumber Asli(membuka CNBC Indonesia — Market di tab baru)Ringkasan disusun sistem TEI dari artikel asli. Bukan rekomendasi investasi.