Dilanda Krisis, Negara Ini Utang IMF Rp 33 T-Mulai Setop Subsidi BBM

Ringkasan TEI
Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui pinjaman sebesar US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 33,98 triliun untuk Bolivia dalam program 36 bulan. Pinjaman ini bertujuan untuk membantu Bolivia memulihkan ekonomi, memperkuat perlindungan sosial, dan menambah cadangan devisa. Sebagai bagian dari program ini, Bolivia akan menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap.
Kenapa Ini Penting
Penghapusan subsidi BBM di Bolivia bisa membuat harga BBM di sana naik, yang mungkin akan membebani pengeluaran sehari-hari penduduk. Namun, pinjaman ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja dan membuat ekonomi lebih stabil, yang secara tidak langsung bisa memperbaiki kondisi keuangan masyarakat Bolivia.