BI Ungkap Alasan Tak Naikkan Suku Bunga, Ini Dampaknya Terhadap Ekonomi

Ringkasan TEI
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tidak menaikkan suku bunga acuan dan menahannya di level 5,75% pada Juli, Agustus, dan September 2026. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga sebesar 0,25% bisa membuat pertumbuhan ekonomi turun sekitar 0,1%. BI memilih untuk memakai cara lain selain menaikkan suku bunga, seperti memberikan keringanan biaya untuk aliran dana asing yang masuk ke Indonesia, yang sudah berhasil menarik sekitar US$6 miliar dalam sebulan.
Kenapa Ini Penting
Keputusan BI ini berarti biaya pinjaman, seperti cicilan kredit, tidak akan naik untuk saat ini. Ini juga diharapkan bisa menjaga pertumbuhan ekonomi dan tidak membuat harga-harga barang kebutuhan naik terlalu cepat.