BI Perluas Underlying Operasi Moneter, Korporasi dan Bank Fleksibel Kelola Likuiditas

Ringkasan TEI
Bank Indonesia (BI) memperluas jenis surat berharga yang bisa dipakai dalam operasi moneter mereka. Sekarang, obligasi dan sukuk dari perusahaan berkualitas tinggi bisa digunakan, tidak cuma dari pemerintah. Kebijakan ini sudah mulai berjalan bertahap sejak 10 November 2025, dengan total transaksi repo operasi moneter menggunakan obligasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencapai Rp1,25 triliun hingga 30 September 2026. BI juga menambahkan obligasi dan sukuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang lelang perdananya pada 28 September 2026 mencapai Rp60 miliar.
Kenapa Ini Penting
Kebijakan ini bikin bank lebih leluasa ngatur uangnya, jadi mereka bisa lebih fleksibel. Buat perusahaan, ini bisa bikin surat utang mereka lebih laku di pasar, yang pada akhirnya bisa bantu mereka dapat dana buat usaha, termasuk untuk proyek perumahan dan infrastruktur.